MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Wakil Presiden AS Harris mengunjungi Macron dengan harapan rekonsiliasi setelah pertikaian kapal selam | Luar negeri

Pada bulan September, pertikaian sengit meletus antara Prancis dan Amerika Serikat ketika Australia menarik diri dari kesepakatan kapal selam senilai puluhan miliar euro dengan perusahaan pertahanan Prancis Naval demi kontrak dengan Amerika Serikat. Kesepakatan ini, yang dikenal sebagai AUKUS, merupakan bagian dari aliansi strategis baru antara Amerika Serikat, Australia, dan Inggris. Aliansi ini dinegosiasikan secara diam-diam untuk waktu yang lama, yang membuat pemerintah Prancis semakin merasa tertipu.

Pada awal Oktober, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken melakukan upaya pertama untuk menyelesaikan krisis. Pada bulan yang sama, Presiden Joe Biden juga mencoba melakukan amandemen. Selama pertemuan dengan Macron di Roma, dia mengatakan kepada presiden Prancis bahwa pemerintahnya telah “canggung” dan “tidak elegan” dalam cara merundingkan kesepakatan kapal selam dengan Australia. Setelah percakapan itu, Macron mencatat bahwa “ini adalah awal dari proses kepercayaan.”

Harris dan Macron juga diperkirakan akan membahas dukungan AS untuk misi militer Prancis melawan jihadis di Sahel, serta rencana yang didukung Prancis untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Eropa.

READ  Inggris dan Skotlandia batalkan kewajiban karantina untuk...