MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Tidak ada harapan bagi awak kapal selam Indonesia

Gunadi Fajar R adalah seorang Marinir yang hilang
Foto: Twitter

Pencarian kapal selam Indonesia KRI Nanggala-402 yang hilang telah berlangsung sejak Rabu. Namun harapan untuk menyelamatkan 53 awak kapal sudah tidak ada lagi. Karena oksigen digunakan.

Lebih dari 25 kapal penyelamat berpatroli di area sepanjang sekitar 20 kilometer, sekitar 100 kilometer di utara Bali. Di sana, kapal selam itu tenggelam seperti batu bata ke dasar selama latihan torpedo hari Rabu. Tidak ada sinyal marabahaya yang dikirim, menunjukkan kegagalan daya, membuat kapal selam benar-benar di luar kendali.

Hingga Kamis, masih ada sedikit harapan untuk menyelamatkan kru. Tapi ternyata laut itu gampang sedalam 700 meter, sedangkan KRI Nanggala-402 hanya dibangun untuk menyelam hingga kedalaman maksimal 500 meter. Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia Yudo Margono mencoba memberikan harapan kepada kerabat dengan mengatakan bahwa oksigen tetap di kapal selama 72 jam. Tetapi pimpinan militer telah memperhitungkan bahwa tidak ada yang akan selamat dari bencana tersebut.

Kerabat kru berkumpul pada Jumat malam untuk berduka. Diantaranya adalah istri dan ayah dari Gonadi Fajr R. (24). Dia bekerja sebagai operator sonar di kapal selam dan segera menjadi ayah untuk pertama kalinya.

Pemerintah berjanji kepada keluarga tersebut untuk melakukan segala yang mereka bisa untuk mendapatkan kapal selam itu kembali.

READ  Sebuah rudal China jatuh di atas Samudera Hindia