MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Tesla mengambil langkah baru dalam perlombaan untuk produk baterai penting

Tesla Minor telah mengontrak PHP untuk memasok nikel, bahan utama dalam pembuatan baterai untuk mobil listrik.

CEO Tesla Elon Musk telah mengumumkan ketersediaan nikel selama setahun sebagai tantangan terbesar untuk meningkatkan produksi baterai yang kuat.

Karena permintaan mobil listrik meningkat dan kapasitas baterai meningkat, kekurangan itu tidak bisa dihindari. Cengkeraman ketat China pada produksi nikel penting Indonesia merupakan penyebab tambahan yang perlu dikhawatirkan.

40

Nikel di baterai

Baterai mobil listrik mengandung sekitar 40 kilogram nikel.

Jadi Musk ingin memastikan pasokan yang dibutuhkan dari negara-negara Barat. Dalam delapan bulan terakhir, dia telah menandatangani kesepakatan dengan Vale dan Trophygura. Selain itu, kesepakatan dengan BHP, penambang terbesar di dunia, sekarang disertakan. Berdasarkan perjanjian tersebut, BHP akan memasok nikel dari Nickel West Australia, yang memproduksi sekitar 800.000 ton per tahun (mewakili sekitar 2 juta mobil listrik).

Tesla menegaskan akan bekerja dengan BHP untuk membuat produksi berkelanjutan dan mengurangi emisi sebanyak mungkin. Topeng itu membentuk tinju melawan China, yang bertindak dengan nikel yang mencemari.

Nikel, bersama dengan kobalt dan lithium, adalah salah satu bahan terpenting untuk baterai mobil. Sebuah mobil listrik lengkap membutuhkan sekitar 40 kilogram nikel. Menurut pengamat, permintaan bahan baku akan meningkat 500 persen selama sepuluh tahun ke depan.

READ  WA bersiap menghadapi badai yang melanda Indonesia