MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Taliban menangkap profesor terkenal yang kritis terhadap rezim di Kabul | luar negeri

Beberapa jam setelah mengetahui insiden itu, seorang juru bicara Taliban mengkonfirmasi penangkapannya. Zabihullah Mujahid Jalal dituduh di Twitter, antara lain, menghasut terhadap pemerintah Taliban.

Profesor, yang berasal dari Tajik, telah berdiskusi langsung pada 21 November dengan seorang juru bicara Taliban. Dia mengecam tindakan keras Taliban terhadap para kritikus dan menyebut juru bicaranya sebagai “anak lembu”, sebuah penghinaan serius di negara itu. Guru hukum dan ilmu politik itu juga menjadi tamu reguler dalam debat televisi pada tahun-tahun sebelumnya dan dikenal karena kritiknya yang blak-blakan, yang sebelumnya juga ditujukan terhadap mantan presiden Hamid Karzai dan Ashraf Ghani.

Video diskusi itu berakhir secara online dan menjadi viral. Jalal memuji keberaniannya. Namun, beberapa orang juga menyatakan keprihatinan atas keselamatannya. “Taliban tidak pernah menoleransi kritik dan kebebasan berekspresi,” kata Patricia Gusman dari Human Rights Watch, yang menyerukan agar profesor itu segera dibebaskan.

Taliban mengambil alih kekuasaan di Kabul pada pertengahan Agustus tahun lalu setelah penarikan pasukan asing. Sejak itu, beberapa mantan pejabat pemerintah telah dibunuh atau ditangkap.

READ  Tentara Inggris membantu Polandia di perbatasan Belarusia