Soal Revisi UU ITE, Komisi I DPR RI Sangat Terbuka

Oleh: Muhajir |

Mataraminside.com, Jakarta – Jika banyak masukan, Komisi I DPR RI sangat terbuka untuk melakukan revisi UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). UU ITE kembali menjadi pembahasan publik pascaputusan Mahkamah Agung (MA) menolak Peninjauan Kembali (PK), Baiq Nuril.

Baiq Nuril tetap dihukum 6 bulan penjara dan denda Rp500 juta. MA menyatakan Baiq Nuril bersalah dan dijerat dengan UU ITE karena melakukan perekaman ilegal.

‘’Kamis sangat terbuka lah, kalau banyak masukan,’’  kata Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari, di gedung DPR, Jakarta, Senin (8/7).

Namun, Kharis memastikan revisi UU tersebut tidak bisa diselesaikan pada periode sekarang. Hal tersebut dikarenakan masa jabatan anggota DPR berakhir pada 30 September 2019, sementara pembahasan revisi UU sangat lama.

‘’Tapi ini waktu udah nggak memungkinkan untuk merevisi. Butuh waktu. Kita juga realistis juga. Oktober udah periode akan datang. Kita juga harus ngitung juga. Nanti kalau mau nampung juga sama aja kan,’’ ujarnya.

Kharis mengatakan, sampai saat ini belum ada usulan Komisi I DPR untuk merevusi UU tersebut. ‘’Sampai hari ini belum ada rencana mengusulkan. Mungkin nanti perlu. Kita lihat, kan baru mulai berlaku juga,’’ ucapnya.

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) juga telah memberikan komentar terkait revisi UU tersebut. Menurut dia, UU ITE diperlukan untuk menjaga kehormatan warga negara

‘’UU ITE ini sangat penting untuk menjaga kehormatan warga negara yang dizalimo melalui kepentingan-kepentingan tidak benar dan menyebarkannya secara tidak bertanggung jawab,’’ kata Bamsoet.

Berbeda dengan Wakil DPR, Fahri Hamzah. Dia mengusulkan agar pasal karet dalam UU ITE dihapuskan.

‘’Daripada memberikan amnesti kepada 1 orang. Sebaiknya UU ITE dihapus pasal karetnya. Terbitkan Perpu ITE, habis perkara. Selama ada pasal karet UU ITE selama itu juga rakyat terancam dan presiden jadi pemberi maaf. Bukan ide yg bagus,’’ kata Fahri.(Sid/EPJ/INI Network)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.