MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Sipef keluar dari teh (Schoten)

Tembakan –

Farm Holding Sipef pada prinsipnya telah menandatangani kesepakatan untuk menjual anak perusahaannya di Indonesia, PT Melania. Dengan ini, Sipef benar-benar menghilangkan aktivitas teh, seperti halnya setengah dari perkebunan karet. Sisa perkebunan karet akan secara bertahap diubah menjadi perkebunan kelapa sawit, kata perusahaan terdaftar dari Schuten Selasa.

Jika transaksi sudah terkonfirmasi, PT Sipef akan menjual Melania ke Shamrock Group. Ini adalah grup Indonesia yang mengoperasikan beberapa perkebunan dan pabrik karet dan berspesialisasi dalam produksi dan penjualan sarung tangan lateks, menurut siaran pers.

Sipef memiliki 95 persen saham PT Melania, dan sisanya dimiliki oleh dana pensiun Indonesia. Harga jual 100 persen saham adalah $ 36 juta (sekitar 30 juta euro).

“Rencana divestasi merupakan bagian dari strategi Grup Sipef yang fokus pada pengurangan situasi utang dan perluasan kegiatan sawit di Indonesia dan Papua Nugini sebagai aktivitas inti,” ujarnya.

Hampir 35 persen dimiliki oleh perusahaan induk terdaftar Ackermans & van Haaren, Sipef memiliki penjualan 274 juta euro dan laba bersih 14,1 juta euro dalam minyak sawit, karet, teh, pisang dan bunga tahun lalu. Perusahaan berbasis Shuten beroperasi di Indonesia, Papua Nugini dan Pantai Gading.

READ  Manchester City menjaga poin di kandang dengan kembalinya De Bruyne dalam pertandingan melawan RB Leipzig: 6-3 | Liga Champions