Sekda NTB Itu Sebaiknya dari Mbojo

Oleh: M Sahrul Hadinata |

Mataraminside.com, Mataram – Sejak diberhentikannya H Rosiady Sayuti sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) NTB oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Mei 2019 lalu, kemudian ditunjuklah Asisten 1 Setda Provinsi NTB, Hj Bq Eva Nurcahya Ningsih sebagai Pelaksanaan Tugas (Plt) Sekda NTB oleh Kemendagri, sembari menunggu pelantikan penjabat sementara (Pjs) yang kabarnya akan dilantik dalam minggu-minggu ini.

Namun, jabatan Sekda NTB definitif itu kini menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. Tidak saja di kalangan birokrasi semata, namun juga di kalangan masyarakat bawah. Mereka bertanya-tanya siapa yang layak dan pantas menduduki posisi struktural tertinggi di Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTB tersebut, mengingat Sekda adalah jabatan yang sangat vital.

Pengamat Komunikasi Politik, Sawaludin menyarankan agar jabatan Sekda NTB definitif idealnya dijabat oleh pejabat dari Mbojo agar ada keterwakilan masing-masing suku di birokrasi Pemerintah Provinsi NTB.

Dan juga Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah tidak terlalu capek menjawab komentar miring yang menyebutkan Sumbawa dianaktirikan baik dari sisi pembangunan maupun keterwakilan birokrasinya.

‘’Harus bagi-bagi kekuasaan, Gubernur dari Sumbawa, Wakil Gubernur dari Lombok, ya Sekda NTB harus dari Bima atau Dompu (Mbojo),’’ kata Pengamat Komunikasi Politik, Sawaludin, di Mataram, Selasa (11/6).

Selain itu, Sekda NTB definitif nanti harus bener-bener mewakili seluruh stakeholders yang ada. Jangan mengklaim sana sini lagi atau dikooptasi oleh kelompok-kelompok tertentu seperti yang sudah-sudah lewat.

‘’Sejarah para tetua NTB sudah memberikan kita pengalaman dan pelajaran tentang porsi pembagian kekuasaan dari dulu karena NTB terdiri dari Suku Sasak, Samawa dan Mbojo harus terwakili semua,’’ ujarnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah mengatakan Sekda NTB definitif akan dilakukan melalui proses panitia seleksi (Pansel) yang akan menjaring tiga nama terbaik. Selanjutnya tiga nama terbaik itu nanti akan diusulkan kepada Gubernur NTB. Kemudian dari 3 nama terbaik itu, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah memilih satu nama untuk diajukan ke presiden.

‘’Yang jelas, sekda harus mengerti cara berpikir Gubernur dan Wakil Gubernur karena tantangan kita berat. Lo soal anggaran dan lain sebagainya, tidak ada kesepakatan-kesepakatan,’’ katanya.(Sid)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.