MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Sebagian besar orang tua akan divaksinasi terhadap Corona

Kira-kira 60 persen dari mereka yang ditanyai tampaknya seperti ini. Namun, 34 persen responden percaya bahwa memvaksinasi anak tidak masuk akal. Alasan? Mereka jarang sakit karena Coronavirus dan kemungkinan (lebih) untuk menularkannya kecil.

Orang tua yang tidak diunggulkan

Menurut pemerintah Belanda, anak-anak berusia 12 tahun belum memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksinasi. Vaksin tersebut belum diujikan pada kelompok sasaran remaja. Menurut ahli epidemiologi Patricia Bruegg, ini akan memberikan solusi bagi keluarga yang rentan.

“Ada keluarga yang tinggal di rumah selama setahun, meski orangtuanya rentan divaksinasi. Dalam hal ini, lebih baik memvaksinasi seluruh keluarga, agar anak-anak bisa keluar tanpa rasa takut dan bertemu teman-temannya lagi,” kata Bruzing.

Baca juga
Seruan untuk virus korona atas indikasi medis tampak sepenuhnya acak

Anak-anak yang rentan

Orang yang rentan berusia antara 16 dan 17 tahun sudah divaksinasi, begitu pula anak-anak dengan sindrom Down. Menurut Bruing, pemerintah harus memperluas itu. Ada juga anak kecil penderita asma dan anak yang berisiko tinggi tertular corona. Mereka juga harus mendapatkan suntikan. “

“Mereka masih menyelidikinya di Eropa dan ada aplikasi dari Pfizer. Jika ada hasil yang diharapkan, mereka juga bisa mendapatkan giliran lebih cepat.”

READ  Ketakutan sebagai orang tua: 'Tunjukkan pada anak Anda, jangan buat mereka nyata'