MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

‘Rumah kedua saya di Croningen’

Tepatnya di distrik kuman. “Saya memiliki rumah untuk dipilih, dan saya adalah salah satu penghuni pertama di lingkungan itu.”

Dittik lahir di Surabaya. Di ibu kota Jawa Timur, ia tumbuh menjadi anak tertua dari sepuluh bersaudara. “Kakak perempuanku mengejarku, lalu aku punya delapan saudara laki-laki, lima di antaranya sekarang sudah meninggal. Kakak perempuanku sekarang tinggal di Alban on de Rijn. Kakak laki-lakiku tinggal di Indonesia. Orang tua kami berbicara bahasa Belanda.”

Hadiah Musik

Pastor Adji Rashman memiliki bakat musik dan mewariskan bakatnya kepada anak-anaknya. Dua anak tertua, Titic dan saudara perempuannya Lies, keduanya gitaris, pernah menghadiri sebuah festival musik di Surabaya dengan sekelompok besar empat belas gadis. Band wanita memenangkan festival, dan tak lama setelah kedua bersaudara ini memulai band rock wanita Tara Puspita. “Tara artinya perempuan, Puspita itu sejenis bunga”, jelas nama band Dittek yang kebetulan awalnya bernama lain itu. The Beatles dan The Rolling Stones muncul dan berkembang di awal 1960-an. Empat wanita dari Tara Puspita memilih gaya rambut The Beatles. Menggantung foto kuartet dengan gaya rambut yang sama dengan John, Paul, George & Ringo di ruang tamu atmosfer Ditty: rambut setengah panjang dan dahi setinggi alis.

Tur tiga tahun

Pada tahun 1968 band ini memulai tur tiga tahun di Eropa dari Indonesia dengan bantuan seorang manajer Jerman. Ini termasuk Belanda. Tara Puspita tidak kembali ke Indonesia hingga akhir tahun 1971. Sesaat sebelum band bubar pada tahun 1972, ia tampil di depan lebih dari 20.000 penonton di bioskop yang terjual habis. Zeus, putri band wanita Australia di Jakarta yang sudah bertahun-tahun tinggal di sana, dimintai gelar. Band barunya memiliki manajer Jerman yang sama, tetapi tidak sesukses Tara Puspita. Tetapi Dittek juga berpartisipasi dalam banyak pertunjukan internasional dengan putri Zeus, termasuk di Afrika. Ketika putri Zeus berakhir, dia memberi tahu saudara perempuannya Dittie untuk datang dan melihat sendiri. “Dia tinggal di Ten Boer pada saat itu. Saya tinggal di rumahnya sebentar dan kemudian menemukan sebuah rumah di distrik baru Beijing. Saya dapat memilih di mana saya ingin tinggal.”

READ  J&T Express Indonesia mengklaim $ 1 miliar plus IPO AS

Mantan pemburu tanda tangan

Dia mengambil kursus komputer dan setelah beberapa saat ditawari pekerjaan sementara di Jasmine Women’s Center. “Jasmine baru saja. Saya bisa berada di sana untuk tahun pertama. Kedua belah pihak menyukainya, dan saya menyukainya karena setelah sekian tahun saya masih bekerja di manajemen.”

Pacarnya Willem adalah mantan pemburu tanda tangan, katanya sambil tertawa. “Dia juga memiliki akar Indonesia. Sampai Corona kami pergi mengunjungi keluarga tahunan ke Indonesia bersama-sama. “Hingga 2002, Titic tampil rutin di semua jenis organisasi dan berkeliling Belanda. “Aku merindukannya.” Ia akan sangat senang jika Tara Puspita dipertemukan kembali di Indonesia. Meski ikatannya dengan Indonesia masih kuat, Ditik juga mengakar di Groningen. “Saya ingin pergi ke pasar atau berbelanja di pusat kota. Pusat kota adalah rumah keduaku. ”