MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Ramainya Toko dan Pasar di Bangladesh: Pemerintah Fasilitasi Hari Raya Kurban

Pihak berwenang Bangladesh telah memutuskan untuk menghapus penguncian delapan hari di negara itu. Alasannya: Masyarakat bisa merayakan Hari Raya Kurban. Wabah virus varian delta jauh dari kendali dan kampanye vaksinasi tertinggal. Oleh karena itu, infeksi diperkirakan akan meningkat secara signifikan.

Sampai baru-baru ini, penguncian ketat dipraktikkan di seluruh negeri. Dengan upaya keras, Bangladesh mampu mencegah situasi India dan mengendalikan epidemi di tengah gelombang baru corona yang terparah sejak wabah tersebut. Jumlah infeksi per hari mendekati 200, meskipun jumlahnya mungkin lebih rendah.

Untuk menghadapi situasi ini, semua kehidupan (ekonomi) harus ditutup: toko dan pasar harus ditutup, ada aturan jam malam yang ketat dan perjalanan dilarang. Pasukan dan penjaga perbatasan secara aktif berpatroli di jalan-jalan dan menangkap ribuan warga sipil. Pendekatan keras itu kini telah berakhir sementara.

Kurang dari 3,5 persen telah divaksinasi sebagian

Ahli epidemiologi memperkirakan jumlah infeksi akan meledak setelah pengorbanan, serta jumlah kematian. Di negara tetangga India, gelombang baru dimulai setelah pemerintah mengizinkan festival Hindu berlanjut, dan di Indonesia letusan baru meletus setelah pemerintah mengizinkan Idul Fitri di bulan Mei.

Misalnya, meskipun jumlah infeksi tidak setinggi di Belanda atau Inggris Raya, Bangladesh tidak memiliki wabah besar: kurang dari 3,5 persen populasi Bengali divaksinasi. Bangladesh menerima 3,5 juta dosis vaksin modern pada hari Senin, tetapi dengan populasi 166 juta, jumlah itu adalah setetes di lautan.

Pemerintah Bangladesh belum menanggapi kritik ini, tetapi mengingatkan warga akan tanggung jawab mereka sendiri: “Warga harus waspada dalam segala situasi, memakai masker dan mengikuti pedoman kesehatan”.

Di negara-negara Islam lainnya mereka sangat ketat untuk hari raya kurban

Karena relaksasi, ibukota Dhaka penuh sesak dan toko-toko dan pasar meluap. Jutaan warga menggunakan kebebasan untuk melakukan pembelian besar dan membeli daging yang baik untuk Hari Raya Kurban. Sekarang pembatasan perjalanan telah dicabut, banyak yang berangkat ke desa asal mereka.

Sejumlah negara Islam telah memutuskan untuk menghindari atau mengurangi jumlah festival seputar Hari Raya Kurban tahun ini. Di Indonesia, Maroko, Mauritania, Oman, dan Tunisia, misalnya, dilarang berkumpul dalam jumlah besar di dalam dan di luar masjid. Di Indonesia yang sedang dilanda virus corona, daging hanya bisa dipesan dari tukang jagal resmi, setelah itu diantar pulang.

Baca juga:

Banyak orang di dunia harus melewatkan makan karena krisis corona corona
Menurut sebuah studi baru, efek harian epidemi di negara-negara berkembang sangat signifikan.

READ  Pengujian eksklusif Android Play di wilayah tertentu dimulai musim gugur ini