MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Puing-puing kapal selam yang diduga ditemukan di kedalaman 850 meter | Berita VTM Instagram

Pimpinan militer negara tersebut telah menyatakan bahwa saat mencari kapal selam Indonesia yang hilang di lepas pantai Bali, kemungkinan besar bangkai kapal tersebut akan ditemukan. Kapal selam itu terletak jauh di dalam air. Pihak berwenang mungkin ingin mengevakuasi awak kapal yang masih hidup. Namun, bagi 53 awak tersebut sudah tidak ada harapan lagi, kemungkinan stok oksigen sudah habis.




Sebuah konferensi pers mengatakan, “Benda-benda yang ditemukan di dekat situs kapal selam itu diyakini sebagai bagian dari kapal selam.” Itu adalah botol minyak pelumas dan bagian yang dibuat untuk melindungi torpedo, kata Marsekal Udara Hadi Tjiganto, Panglima TNI. “Benda-benda ini tidak akan keluar dari kapal selam kecuali ada tekanan.” Noda minyak terlihat di lokasi sebelumnya.

Lewat survei, kapal selam itu berada di kedalaman sekitar 850 meter, padahal sebenarnya dibangun untuk menyelam hanya hingga 500 meter. Tidak jelas apakah awak dari 53 orang itu masih hidup. Mungkin saja persediaan oksigen mereka sekarang habis. Pihak berwenang mungkin ingin mengevakuasi awak kapal yang masih hidup. Tim penyelamat berharap – setelah kapal selam ditemukan – oksigen dapat diisi ulang sehingga kru dapat bertahan lebih lama.

KRI Nanggala-402 menghilang dari radar pada Rabu, sekitar 95 kilometer di lepas pantai Bali. Ini terjadi selama serangan torpedo.

Kapal selam tersebut meminta izin untuk menyelam dan kemudian koneksi terputus. Mungkin terjadi pemadaman listrik selama penyelaman, yang dapat menyebabkan kapal selam kehilangan kendali dan kapal mulai tenggelam. Yang mengkhawatirkan, kru tidak mengirim panggilan darurat apa pun.

READ  Asosiasi wanita Eropa menyerukan pengunduran diri Charles Michi ...

Sebagai bagian dari pencarian 53 awak tersebut, Indonesia menerima bantuan dari negara lain, termasuk Australia dan Amerika Serikat. Namun, penyimpanan pada kedalaman yang luar biasa ini sangat sulit.

Baca juga: Berpacu dengan waktu: dengan cara ini awak kapal selam dapat bertahan lebih lama dalam kesulitan yang parah (+)