MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Presiden Chad meninggal karena luka perang …

Idriss Déby Itno, presiden Chad selama 30 tahun, meninggal pada hari Selasa karena luka yang diderita di bagian depan. Tentara mengatakan itu pada hari Selasa. Kepresidenan dipegang oleh dewan militer.

Juru bicara militer mengatakan di televisi pemerintah bahwa presiden terluka saat mengambil alih komando tentara yang memerangi pemberontak di utara negara itu.

Debbie, 68, adalah seorang tentara profesional yang berkuasa dalam kudeta tahun 1990. Dia baru saja terpilih kembali untuk masa jabatan enam tahun lagi, dengan 79,32 persen suara, menurut hasil awal Senin malam.

Para menteri dan perwira senior mengatakan pada hari Senin bahwa kepala negara berangkat ke garis depan pada hari Sabtu dan Minggu, ketika tentaranya melawan pasukan pemberontak yang melancarkan serangan dari pangkalan yang tertinggal di Libya pada 11 April, hari pemilihan.

Tentara mengatakan para pemberontak telah dikalahkan. Tetapi mereka mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Déby terluka, dan konfirmasi resmi baru tiba pada hari Selasa.

Dewan Militer mengambil alih

Tentara mengumumkan di radio negara bahwa salah satu putra Déby, Jenderal Muhammad Idris Deby Itno, 37, mengepalai dewan militer yang mengambil alih kursi kepresidenan.

Mohamed Idriss Déby Itno juga merupakan komandan Pengawal Presiden. Junta segera bertemu, dan menurut juru bicara militer Azim Bermando Aguna, telah meratifikasi piagam transisi.

READ  New York kehilangan kursi di Kongres AS karena populasinya yang kecil yaitu 20 juta | di luar negeri