Potongan-potongan kapal selam Indonesia ditemukan, tanpa harapan 53 orang di dalamnya masih hidup

Potongan-potongan kapal selam Indonesia ditemukan, tanpa harapan 53 orang di dalamnya masih hidup

Sebotol minyak telah ditemukan dan area telah disiapkan untuk melindungi torpedo, kata Hadi Tajjanto, Panglima TNI. Benda-benda yang ditemukan di dekat lokasi terakhir yang diketahui dari kapal selam itu diyakini sebagai bagian dari kapal selam itu, katanya. „Benda-benda ini tidak akan pernah keluar dari kapal selam jika bukan karena tekanan tinggi.“

Sumber lain menyebutkan, kapal selam itu berada di kedalaman sekitar 850 meter. Militer sebelumnya mencatat kedalaman enam hingga tujuh ratus meter. Namun, terlalu dalam bagi Nangala 402 untuk menangani tekanan air di atas lima ratus meter. Kapal selam itu dibangun 40 tahun lalu di Jerman.

Pihak berwenang Indonesia memperkirakan 53 karyawan telah meninggal, bersama dengan kedalaman ekstrim dan kekurangan oksigen. Salah satunya adalah Harry Chettia, komandan kapal selam Indonesia. Ada total lima kapal selam di negara itu. Dua dari Type 209 dibuat di Jerman 40 tahun lalu. Jadi salah satunya adalah Nangala, yang lebih dari sekadar tersesat. Tiga kapal selam terbaru telah dibangun di Indonesia dan Korea Selatan.

Siehe auch  Pusat gempa dilaporkan di bawah dasar Samudra Pasifik, namun tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

MATARAMINSIDE.COM NIMMT AM ASSOCIATE-PROGRAMM VON AMAZON SERVICES LLC TEIL, EINEM PARTNER-WERBEPROGRAMM, DAS ENTWICKELT IST, UM DIE SITES MIT EINEM MITTEL ZU BIETEN WERBEGEBÜHREN IN UND IN VERBINDUNG MIT AMAZON.IT ZU VERDIENEN. AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND WARENZEICHEN VON AMAZON.IT, INC. ODER SEINE TOCHTERGESELLSCHAFTEN. ALS ASSOCIATE VON AMAZON VERDIENEN WIR PARTNERPROVISIONEN AUF BERECHTIGTE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS HELFEN, UNSERE WEBSITEGEBÜHREN ZU BEZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.IT UND SEINEN VERKÄUFERN.
Mataram Inside