MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Polisi Panama meminta maaf karena menargetkan Ara…

gambar tema © AFP

Kehebohan meletus di Panama karena polisi menggunakan foto orang-orang berpakaian Arab sebagai sasaran selama latihan penargetan dengan pelatih Israel. Polisi telah meminta maaf.

GVSumber: Belgia

Kontroversi meletus setelah Badan Kepolisian Nasional dan Kamar Dagang Panama-Israel merilis foto pelatihan polisi. Salah satu foto itu menunjukkan seorang pria menodongkan senjatanya ke gambar pria bersenjata dengan pakaian tradisional Arab.

“Dalam upaya memperkuat hubungan antara Israel dan Panama, unit polisi di markas diplomatik dilatih oleh pelatih dari Kedutaan Besar Israel di Panama,” bunyi pesan di Twitter.

Foto-foto itu mendapat banyak kritik. Komite Solidaritas Panama dengan Palestina berbicara tentang “stigmatisasi yang jelas” yang akan “mendorong kekerasan dan rasisme”.

Polisi akhirnya meminta maaf. “Kami menghormati perbedaan budaya, agama dan etnis,” katanya dalam sebuah pernyataan Jumat. “Kami menyesali munculnya situasi yang asing dengan sifat misi dan tugas kami.”

READ  Studi ini menemukan bahwa varian delta tidak menyebabkan kasus yang lebih parah pada anak-anak dan remaja