Polda NTB: Kriminalitas Lebaran Ketupat Meningkat

Oleh: M Baihaqi |

Mataraminside.com, Mataram – Kegiatan masyarakat Lombok menyambut Lebaran Ketupat, 8 Syawal 1440 Hijriyah/2019 Masehi tidak kalah ramainya dengan tahun-tahun sebelumnya.

Karena itu, Polda NTB mengingatkan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan terjadinya tindak pidana kriminalitas.

Kadiv Humas Polda NTB, AKBP H Purnama mengatakan, saat Lebaran Ketupat biasanya akan muncul kriminalitas seperti curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan) dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor), pertikaian antarkelompok pemuda atau masyarakat sampai dengan ancaman terorisme kepada personel Polri yang sedang melaksanakan pengamanan.

‘’Untuk itu, masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas tersebut. Sikap waspada dan kehati-hatian lebih baik untuk mencegah terjadinya kriminalitas dan kecelakaan,’’ kata Kadiv Humas Polda NTB, AKBP H Purnama saat ditemui Mataraminside.com, di sela-sela bertugas melakukan pengamanan Lebaran Ketupat di Kota Mataram, Rabu (12/6).

Purnama mengatakan, diperkirakan kasus curat, curat dan curanmor pada Lebaran Ketupat tahun ini akan terjadi kembali. Karenanya, masyarakat diimbau untuk dapat mengamankan kendaraan dan barang bawaannya dengan lebih baik seperti dengan pemasangan kunci ganda, memarkir kendaraannya di tempat yang lebih aman, ataupun meminta bantuan dan pertolongan kepada petugas yang dapat dipertanggung jawabkan.

‘’Polda NTB bersama Polres jajaran se-Pulau Lombok menjamin keamanan masyarakat dalam mengatur arus lalu lintas sehingga mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas, ataupun menekan angka kriminalitas seminimal mungkin sehingga situasi Kamtibmas di daerah ini tetap kondusif,’’ ujarnya.

Imbauan tersebut dikeluarkan mengingat seperti tahun sebelumnya pada saat Lebaran Ketupat, kerawanan gangguan lalu lintas yang timbul seperti kemacetan arus lalu lintas, laka lantas, laka laut wisata pantai.

‘’Apa yang terjadi tahun sebelumnya berpotensi terjadi kembali. Baik tiga C itu tadi sampai masyarakat yang tenggelam di pantai atau laut,’’ ucapnya.(Sid)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.