Perwira Polda Bali yang Ditangkap Selingkuh Jalani Pemeriksaan

Oleh: Hari Santosa   |   

Mataraminside.com, Denpasar – Oknum perwira Polda Bali berinisial BN masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Propam dan Direktorat Reskrimum Polda Bali. Penyidik masih menelusuri unsur pidana dalam perkara laporan dugaan perselingkuhan dengan seorang perempuan pekerja malam.

Sebelumnya perwira berpangkat AKP berinisial BN yang diduga selingkuh dengan perempuan berinisial ISM yang bekerja di tempat hiburan malam di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta ditangkap oleh 6 petugas Polda Bali.

“Saat ini Bidang Propam dan Direktorat Reskrimum sedang mempelajari apakah perkara ini ada unsur pidana atau tidak,” tegas Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja.

Kasus tersebut dilaporkan IGS yang merupakan suami ISM. Keduanya sedang dalam proses cerai. “IGS ini pecatan anggota Polri tahun 2007 karena kasus narkoba. Saat ini sedang dalam proses cerai dengan istrinya,”ungkapnya.

Hengky menceritakan, kasus ini berawal saat IGS tiba di rumahnya di seputaran Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan, Kamis (7/11) sekitar pukul 16.49 wita melihat mobil milik BN. Pelapor menghubungi Kelian Dinas Jaba Jati dan Kapospol Pemogan serta Bhabinkamtibmas Pemogan dengan maksud untuk diajak mengecek keberadaan perwira berdinas di Direktorat Reskrimum Polda Bali itu di rumahnya.

Saat mau masuk, pintu pagar gerbang dalam keadaan terkunci. IGS pun memangil pembantunya untuk membuka kunci.”Pelapor bersama aparat desa, Kapospol dan Bhabinkamtibmas melihat BN di ruang tamu. Sedangkan ISM tidak ada di dalam rumah,”tegasnya.

Saat anggota Bhabinkamtibmas mau menghubungi, ISM datang mengendarai mobil CRV bersama pembantu dan saudarinya. Selanjutnya, IGS melapor ke Bidang Propam. “Mendapat laporan, Kabid Propam memerintahkan anggota untuk mengamankan BN. Sekitar pukul 18.00 wita, BN dibawa ke Polda Bali untuk dimintai keterangan terkait keberadaannya di rumah ISM,” paparnya. (Ari/Shn/Balicitizen)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.