MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Perpecahan politik di Indonesia karena penguncian

Banyak orang Indonesia dilaporkan mengabaikan larangan bepergian bulan lalu untuk mengunjungi kerabat mereka di salah satu dari banyak pulau selama liburan Ramadhan. Ini telah meningkatkan jumlah infeksi.

Di Indonesia, tekanan terhadap Presiden Joko Widodo untuk mengambil tindakan drastis terhadap corona semakin meningkat. Otoritas setempat menyerukan penutupan total daerah yang terkena dampak, tetapi pemerintah ingin menyelamatkan ekonomi dan bersumpah dengan pembatasan kecil.

Indonesia memimpin di Asia Tenggara dalam hal statistik corona. Setelah hari tragis lebih dari 14.000 epidemi, lebih dari 2 juta kasus terdaftar berlalu kemarin. Sejak awal epidemi, telah terjadi Hampir 55.000 pasien corona meninggal, Dengan jumlah penduduk sekitar 270 juta.

Larangan perjalanan

Banyak orang Indonesia dilaporkan mengabaikan larangan bepergian bulan lalu untuk mengunjungi kerabat mereka di salah satu dari banyak pulau selama liburan Ramadhan. Ini telah meningkatkan jumlah infeksi. Jadi politisi regional menyerukan lebih banyak penguncian di kota-kota dan provinsi-provinsi.

Tapi keputusan drastis seperti itu hanya bisa diambil di tingkat nasional. Pemerintah Presiden Joko Widodo akan terus bekerja dengan kode warna untuk saat ini. Mulai hari ini, tindakan tambahan yang disebut zona merah akan diterapkan untuk membatasi interaksi sosial. Misalnya, perusahaan katering dan kantor hanya dapat beroperasi pada 25 persen dari kapasitasnya, semua pertemuan keagamaan dilarang dan lokasi wisata tidak boleh ditutup.

Kesehatan dan Ekonomi

Pemerintah berdalih penutupan wilayah atau kota akan merugikan perekonomian. Seperti banyak negara, penerimaan pajak Indonesia telah jatuh dalam beberapa bulan terakhir. Jika orang tidak dapat meninggalkan rumah mereka, bantuan makanan juga harus diatur.

Presiden ingin fokus pada kesehatan dan ekonomi, Menteri Kesehatan Pudi Sadiq mengatakan pada konferensi pers kemarin. Membantu pasien, tetapi pada saat yang sama memastikan bahwa orang yang sehat tidak dirugikan dan dapat terus bekerja.

Surat Terbuka

Kelompok relawan Laparkovit-19 menulis dalam surat terbuka kepada presiden bahwa dia tidak akan fokus pada ekonomi atau investasi dalam beberapa bulan mendatang. Surat itu ditandatangani oleh ahli epidemiologi terkemuka, sebuah wadah pemikir kesehatan besar dan sejumlah kelompok hak-hak sipil.

“Selama beberapa hari terakhir, kami telah melihat krisis kesehatan masyarakat yang lebih besar daripada yang kami alami beberapa bulan lalu. Situasinya akan memburuk dalam beberapa hari mendatang,” kata surat itu.

Tetap terinformasi

Berlangganan buletin kami dan nantikan berita global

mengkhawatirkan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga prihatin dengan situasi di Indonesia. SEBUAH Melaporkan Dirilis minggu lalu, peningkatan jumlah tempat tidur rumah sakit telah digambarkan sebagai ‘mengkhawatirkan’. Ketika tipe baru muncul, kata laporan itu, “tindakan segera diperlukan untuk mengendalikan situasi di banyak provinsi.”

Presiden Widodo ingin fokus terutama pada vaksinasi cepat. Mulai bulan depan, satu juta orang akan mendapatkan satu kesempatan setiap hari. Pada pertengahan 2022, sekitar 70 persen populasi akan divaksinasi lengkap. Para ahli menyebut program itu tidak dapat diandalkan karena hanya ada sedikit vaksin yang tersedia.