MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Pembuat bom ditangkap dalam serangan di Bali | di luar negeri

Salah satu otak di balik serangan maut di Bali tahun 2002 ditangkap di Indonesia. Zulkarnaen adalah komandan militer organisasi teroris Jemaah Islamiyah. Ia diduga membuat bom yang menghantam pusat wisata tersebut saat itu.




Unit kontraterorisme Indonesia menangkap Aris Sumarsono, sebagai nama aslinya, pada hari Kamis di pulau Sumatera. Dicari sejak 2003.

Pihak berwenang mengatakan ahli biologi Zulkarnaen adalah pemimpin militer Jemaah Islamiyah, sebuah organisasi teroris yang berafiliasi dengan Al Qaeda. Ia diduga membuat bom yang digunakan dalam beberapa serangan.

Turis

Serangan terbesar terjadi di pusat pariwisata Bali pada tahun 2002, menewaskan 202 orang, kebanyakan turis. Zulkarnen juga disebut-sebut terlibat dalam penyerangan Hotel Marriott di Jakarta tahun 2003, yang menewaskan 12 orang.

Zulkarnaen adalah salah satu kelompok militan Indonesia pertama yang pergi ke Afghanistan untuk melatih para jihadis. Dia juga dikatakan menyembunyikan pembuat bom lain dari Kelompok Islam. Tersangka teror, Opec Lawanga, ditangkap pekan lalu setelah kabur sejak 2005.

Teks berlanjut di bawah gambar.

Kehancuran setelah serangan Bali 2002. © Badan Perlindungan Lingkungan

Polisi Indonesia telah menangkap lebih banyak tersangka terorisme Islam dalam sebulan terakhir. Keberadaan Zulkarnaen terungkap melalui interogasi.

Daftar hitam

Dewan Keamanan PBB telah memasukkan Zolkarnen ke dalam daftar hitam sejak 2005 karena hubungannya dengan pemimpin Taliban Osama bin Laden. Ia dianggap sebagai salah satu tokoh utama Al Qaeda di Asia Tenggara dan salah satu dari sedikit di Indonesia yang memiliki kontak langsung dengan jaringan bin Laden.

Zolkarnen disebut-sebut pernah menjadi komandan satuan tempur khusus (Laskar Kos). Pada tahun 2003, ia menjadi pimpinan militer Jemaah Islamiyah setelah pendahulunya, Insip Nurjman (Hambali) ditangkap di Thailand.

READ  Panduan Anda untuk Tur Swiss: Kembalinya Tom Dumoulin dan Matthew van der Poel | tur swiss

Kemudian aparat keamanan Indonesia berhasil menumpas Jemaah Islamiyah dengan menangkap ratusan militan dan membunuh para pemimpin dan pembuat bom. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kebangkitan kembali ekstremisme Islam telah terancam oleh kelompok baru simpatisan ISIS, termasuk orang Indonesia yang berperang dengan ISIS di Timur Tengah.

Tonton video berita populer dalam playlist di bawah: