MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Oker merah prasejarah tidak sengaja muncul di batu

Cat merah yang melukis bagian-bagian gua oleh Neanderthal 45.000 dan 66.000 tahun yang lalu di Spanyol saat ini berasal dari luar gua. Juga tidak mungkin bahwa Ochre berakhir di sana secara tidak sengaja. Arkeolog Gert Weniger (Museum Neanderthal, Jerman) dan Jose Ramos-Munos (Universitas Cஸ்diz) telah menyimpulkan studi pewarnaan oker minggu ini pada stalaktit di Cueva de Artez, Spanyol selatan. Diterbitkan Di dalam PNAS.

Indikasi tambahan adalah bahwa Neanderthal pada saat itu memiliki ornamen, sidik jari, dan gambar abstrak lainnya di tiga gua Spanyol, termasuk Ardles. Pelepasannya pada tahun 2018 menimbulkan banyak kontroversi karena sampai saat itu Homo sapiens, yang hanya dikenal sebagai petroglif dari manusia modern, selalu dianggap sebagai simbol pemikiran simbolis yang kuat. Apalagi pacaran ( 1, 2 Dan 3) banyak kritik, terutama bahwa para peneliti tidak akan memodelkan ‘kerak kapur’ di peta. Penanggalan yang akurat sangat penting untuk atribut Neanderthal, karena penanggalan selanjutnya, sekitar 40.000 tahun yang lalu, mungkin telah diciptakan bahkan oleh manusia modern. Ulasan kencan ini ditolak keras oleh para peneliti pada saat itu (1 2 Di dalam 3), Tanpa meyakinkan para kritikus. Seperti yang sering terjadi dalam arkeologi, penanggalan umumnya tidak dapat diterima sampai peta ditemukan oleh Neanderthal dengan usia yang sebanding.

Diposting di dinding

Penyelidikan terkini terhadap struktur tepat Ochre di salah satu stalaktit berhias di gua Artels di Spanyol selatan dilakukan sebagai tanggapan atas kritik lain terhadap karakter tersebut oleh Neanderthal-nya. Dalam ulasan kencan Diundang Arkeolog Maxim Abert, yang menggunakan teknik penanggalan yang sama untuk lukisan batu paling awal di Indonesia, bukanlah tentang stent kedua atau ‘gambar’ yang disingkat, tetapi tentang warna beberapa batu. Karena meskipun kencan itu benar, mungkin masih terbangun karena oker di tubuh Neanderthal diletakkan di dinding. Kritik itu kini telah dibantah oleh para peneliti.

READ  'Keluarga Bitcoin' Belanda menyembunyikan kekayaan mereka di empat benua