MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Militer AS mencari ‘metode alternatif’ di tengah ketakutan akan…

gambar tema
Foto: BELGAIMAGE

Militer AS mengatakan sedang mengerjakan “rute alternatif” ke bandara Kabul karena ancaman dari cabang Negara Islam (ISIS) di dalam dan sekitar bandara. Beberapa media AS melaporkan hal ini pada hari Sabtu.

“Ada kemungkinan kuat bahwa ISIS akan mencoba melancarkan serangan di bandara,” kata seorang perwakilan Departemen Pertahanan AS kepada CNN. Menurut seorang diplomat di Kabul, Amerika Serikat diberitahu tentang ancaman yang kredibel tetapi tidak langsung oleh ISIS terhadap orang Amerika di bandara ibukota Afghanistan. Untuk itu, dibuat jalur alternatif agar masyarakat yang ingin mengungsi bisa ke bandara.

Sebelumnya hari ini, Kedutaan Besar AS di Afghanistan kembali mengeluarkan imbauan kepada warganya untuk tidak datang ke bandara karena kemungkinan masalah keamanan.

Gerakan ekstremis Islam Taliban merebut kekuasaan di Afghanistan sekitar seminggu yang lalu. Ribuan orang berkumpul di bandara Kabul dalam upaya untuk melarikan diri dari negara itu karena takut pada fundamentalis.

bendera Taliban

Menurut CNN, metode baru itu seharusnya dilaporkan ke Taliban. Menurut CNBC, kelompok pengungsi yang lebih kecil berkumpul di lokasi tertentu di kota dan kemudian datang ke bandara pada waktu yang ditentukan.

Militer AS telah mengevakuasi sekitar 3.800 orang dalam 24 jam terakhir. Pada 14 Agustus, ini adalah sekitar 17.000 orang.

READ  Ketakutan akan bencana lingkungan di Yaman: 200 juta liter minyak dari kapal tanker bisa mengalir ke Laut Merah | di luar negeri