MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Mengurangi kenaikan pajak ekspor untuk produk minyak sawit Sipef

Pemerintah Indonesia akan menerapkan pajak ekspor yang lebih rendah untuk minyak sawit mulai 2 Juli. Ini adalah kabar baik bagi pertanian Belgia yang memiliki Sipef.

Tujuan dari pajak ekspor adalah untuk membiayai program biodiesel. Indonesia berkomitmen untuk mencampur biodiesel yang dihasilkan dari minyak sawit dengan solar berbasis minyak bumi biasa. Negara ini ingin mengurangi ketergantungan pada minyak bumi sementara pada saat yang sama mendukung petani lokal.

Produsen minyak sawit asing seperti Sipef

Namun, lihatlah kehilangan sebagian besar potensi keuntungan sebagai hasilnya. Harga minyak sawit sangat tinggi dalam beberapa bulan terakhir, yang seharusnya diterjemahkan menjadi pendapatan yang solid. Namun, sebagian besar pajak ekspor telah dipotong.

Cadangan

Melalui pajak ekspor, Indonesia mampu membangun kembali cadangan dana yang bertanggung jawab untuk membiayai program biodiesel pada paruh pertama tahun 2021. Harga minyak yang lebih tinggi mengurangi kebutuhan akan subsidi. Itu sebabnya pajak ekspor sekarang berkurang.

Artinya, mulai saat ini Sipef bisa meraup keuntungan lebih dari minyak sawit yang diproduksi di Indonesia. Minyak zaitun merah multi guna merupakan produk utama peternakan Belgia dan sebagian besar produksinya berada di Indonesia. Selain itu, Sipef aktif dalam minyak sawit Papua Nugini.

Sipef menghitung bahwa jumlah pajak ekspor dan pajak ekspor untuk bulan Juli adalah $80 per ton. Ini akan menguntungkan hasil Sipef.