Membaca Tekanan Darah dengan Vidio Selfie?

Oleh: Anisa Tri K

Indonesiainside.id, Jakarta – Anda pastinya akan tercengan-cengang. Jika selama ini kita mengenal cara mengukur tekanan darah dengan alat tensi atau manual, Saat ini tim peneliti di Kanada dan Cina tengah mengembangkan cara baru untuk mengukur tekanan darah secara akurat hanya dengan kamera smartphone.

Dilansir dari laman Engadget, Kamis (8/8). psikolog dari University of Toronto, Kang Lee dan Paul Zheng mengembangkan teknologi yang disebut transdermal optical imaging(TOI). Tim yang berbasis di University of Toronto and the Affiliated Hospital of Hangzhou Normal University, baru saja menerbitkan bukti konsep yang memungkinkan pengguna smartphone untuk bisa mengukur tekanan darah dengan hanya mengambil video selfie.

Teknologi ini bekerja dengan memperhatikan fakta, bahwa kulit wajah kita sebenarnya tembus pandang. Sensor optik pada smartphone dapat menangkap cahaya merah yang dipantulkan dari hemoglobin di bawah kulit kita. Ini memungkinkan TOI memvisualisasikan dan mengukur perubahan dalam aliran darah.

Para peneliti menggunakan teknologi tersebut untuk menganalisis video selfie dua menit dari 1.328 orang dewasa yang ditangkap dengan kamera iPhone. Dibandingkan dengan metode standar untuk menentukan tekanan darah, TOI mampu mengukur tiga jenis tekanan darah dengan akurasi sekitar 95 persen. TOI juga dapat menganalisis wajah dalam video yang direkam sebelumnya.

Cara kerjanya, Anda hanya perlu merekam video selfie 30 detik, lalu aplikasi ini akan memberi Anda pengukuran detak jantung dan tingkat stres saat istirahat. Nuralogix berencana untuk merilis aplikasi versi lain di China musim gugur ini yang menambahkan pengukuran tekanan darah ke dalam campuran itu.

Teknologi ini bekerja dengan memperhatikan fakta bahwa kulit wajah kita sebenarnya tembus pandang. Sensor optik pada smartphone dapat menangkap cahaya merah yang dipantulkan dari hemoglobin di bawah kulit kita. Yang memungkinkan TOI memvisualisasikan dan mengukur perubahan dalam aliran darah.

Mengenai privasi, Lee mengatakan jika aplikasi akan mengunggah hasil analisis ke cloud, tetapi bukan hasil rekaman videonya. Teknologi ini dapat membantu orang yang berisiko mengalami masalah yang berkaitan dengan hipertensi atau hipotesi untuk melacak tekanan darahnya tanpa perlu alat khusus.

Selain itu, TOI juga membantu orang dengan akses layanan kesehatan terbatas, seperti orang yang tinggal di daerah terpencil. Tim berharap, pengembangan aplikasi ini bisa melacak atribut kesehatan lain, termasuk kadar glukosa darah, hemoglobin dan kolesterol.

Nah pastinya anda kagum dengan teknelogi TOI itu?. (*/Dry/Ru)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.