MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Mahkamah Agung mengakhiri hukuman Brasil …

Mayoritas anggota Mahkamah Agung Brasil mendukung keputusan sebelumnya untuk membatalkan hukuman pidana mantan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva.

Keputusan itu tidak mengejutkan, tetapi bisa berdampak besar pada politik Brasil. Bagaimanapun, itu pasti membuka jalan bagi Lula untuk mengambil alih petahana Jair Bolsonaro dalam pemilihan presiden 2022.

Mantan presiden berusia 75 tahun itu mengatakan dalam sebuah wawancara dengan penyiar Portugis RTP awal bulan ini bahwa dia akan melamar. Tapi kemudian, ada banding pengadilan lain terhadap keputusan badan peradilan yang sama untuk membatalkan hukuman korupsi sebelumnya. Seorang hakim Mahkamah Agung bulan lalu memutuskan bahwa hakim yang memvonis Lula pada 2017 bersikap bias dan mengakhiri hukuman. Kantor Kejaksaan Agung telah mengajukan banding, tetapi sekarang ditolak.

korupsi

Lula memerintah negara terpadat dan ekonomi terbesar di Amerika Latin dari 2003 hingga 2011. Sebelum pemilu 2018, pemimpin Partai Buruh sekali lagi memimpin pemungutan suara. Namun, dia kemudian dijatuhi hukuman lebih dari dua belas tahun penjara karena korupsi dan pencucian uang dan tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam pemilu. Pada akhirnya, Presiden Jair Bolsonaro yang konservatif dan petahana memenangkan pemilihan itu.

Lula dan para pendukungnya selalu mengatakan bahwa motif di balik hukuman itu adalah politik. Pembahasan yang bocor dari 2019 mengangkat isu apakah satgas yang bertanggung jawab atas hukumannya selama penyidikan tidak mengikuti aturan tertentu karena mengikuti hukuman Lula. Satgas dibubarkan pada bulan Februari.

READ  Kerusuhan Timur Tengah: Serangan Israel menghancurkan sebuah gedung ...