Lemahnya Oposisi Adalah Awal Bencana di Negeri Ini

Oleh: Muhajir |

Mataraminside.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR, H Fahri Hamzah mengatakan, lemahnya oposisi bukan pertanda baik, melainkan hal itu adalah awal bencana yang berakibat fatal bagi negeri ini. Sehingga oposisi perlu hadir untuk mengungkap apa yang disembunyikan oleh penguasa kepada masyarakat.

‘’Orang yang mengkritik pemerintah pahalanya lebih besar,’’ kata Fahri Hamzah dikutip dari akun resminya, Selasa (11/6).

Fahri menjelaskan, dampak kekuasaan yang memperbaiki maka kebaikan itu akan nampak kasat mata, tidak perlu dibela. Namun, sebaliknya, kekuasaan yang merusak dapat ‘dipoles’ sehingga nampak sebagai kebaikan. ‘’Karena kekuasaan memiliki sumberdaya untuk membela diri yang besar. Untuk itu diperlukan oposisi,’’ ujarnya.

Bahkan Fahri menilai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dibayar untuk mengkritik dan memberikan masukan kepada pemerintah. Jadi, sangat wajar jika ada kritikan yang terlontar dari kedua lembaga negara tersebut.

‘’Dalam sistem presidensial, sebetulnya menggaji anggota DPR RI dan DPD RI itu sama dengan membayar oposisi untuk melawan pemerintah,’’ ucapnya.

Bahkan tak hanya lembaga legislatif saja, keberadaan partai politik di negara-negara yang menganut sistem parlementer justru dibiayai oleh Negara. Untuk itu, maka wajar keberadaan parpol oposisi akan memperkuat kinerja pemerintahan supaya bekerja lebih baik.

‘’Implementasinya di dalam beberapa negara dengan sistem parlementer, partai oposisi dibiayai lebih dari partai pemerintah (ruling Party). Karena semakin kuat oposisi, maka kerja partai pemerintah akan lebih baik,’’ katanya.(Sid/EPJ/INI Network)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.