Kuarsa menyebabkan demam berlian di desa Afrika Selatan

Kuarsa menyebabkan demam berlian di desa Afrika Selatan

Di desa Kawahati di provinsi KwaZulu-Natal Afrika Selatan, ribuan pencari keberuntungan berkumpul setelah gambar batu galian seperti berlian muncul di media sosial. Setelah pengujian, ternyata kuarsa – bernilai kecil.

Berita buruk bagi hampir 3.000 pencari berlian yang telah turun di desa Kawahati Afrika Selatan di provinsi KwaZulu-Natal Afrika Selatan. Pengujian dengan jelas menunjukkan bahwa batu di daerah itu bukan berlian, tetapi kuarsa. Nilai kuarsa belum ditentukan, tetapi dibandingkan dengan berlian, nilainya akan mendekati nol, kata Ravi Pillai, anggota Dewan Pengembangan Ekonomi dan Pariwisata provinsi tersebut.

Fakta bahwa begitu banyak pencari keberuntungan – kebanyakan pengangguran – berbondong-bondong ke desa dengan putus asa menunjukkan masalah mendasar yang utama. Afrika Selatan memiliki banyak pengangguran. Provinsi timur KwaZulu-Natal memiliki jumlah tertinggi kedua di negara ini.

Sementara itu, hanya 500 orang yang masih menggali. Pemerintah daerah berharap mereka akan pergi sekarang juga, bukan hanya karena risiko penyebaran virus corona. Kerusakan cukup parah karena banyak lubang. Sekitar 50 hektar lahan ditutupi dengan lubang sedalam satu meter, yang membahayakan ternak.

Siehe auch  Ribuan orang di kota Kongo melarikan diri dari lahar ...

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

MATARAMINSIDE.COM NIMMT AM ASSOCIATE-PROGRAMM VON AMAZON SERVICES LLC TEIL, EINEM PARTNER-WERBEPROGRAMM, DAS ENTWICKELT IST, UM DIE SITES MIT EINEM MITTEL ZU BIETEN WERBEGEBÜHREN IN UND IN VERBINDUNG MIT AMAZON.IT ZU VERDIENEN. AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND WARENZEICHEN VON AMAZON.IT, INC. ODER SEINE TOCHTERGESELLSCHAFTEN. ALS ASSOCIATE VON AMAZON VERDIENEN WIR PARTNERPROVISIONEN AUF BERECHTIGTE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS HELFEN, UNSERE WEBSITEGEBÜHREN ZU BEZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.IT UND SEINEN VERKÄUFERN.
Mataram Inside