Kompetisi Film Pendek, Tanamkan Toleransi Pada Anak

Oleh: M Sahrul Hadinata

Mataraminside.com, Mataram –  Berbagai cara ditempuh untuk menanamkan bibit toleransi pada anak sejak di masa sekolah. Salah satunya dengan membuat film atau video pendek yang bertema keberagaman. Seperti kompetisi Film/Video Pendek bertema “Kita Beda Kita Bersaudara” tingkat pelajar. Lomba ini digelar Lembaga Perlindungan Anak Provinsi NTB bekerjasama dengan Dewan Anak Mataram.

“Semoga dengan lomba semacam ini dapat memupuk rasa toleransi adik-adik, sehingga ketika telah dewasa nanti dapat merawat budaya adik-adik serta kesatuan NKRI,” pesan Asisten III Setda Provinsi NTB, Hj. Hartinah, saat memberikan sambutan dalam acara penganugerahan pemenang Lomba di Taman Budaya NTB, Senin malam (10/9).

Sementara itu, panitia acara Gaung Alif menjelaskan selain mengajarkan toleransi, lomba ini juga diharapkan dapat menangkal radikalisme yang ada di sekolah. Hal tersebut berangkat dari hasil penelitian dan Survei Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian (LaKIP), yang dipimpin oleh Prof Dr Bambang Pranowo, yang juga guru besar sosiologi Islam di UIN Jakarta.

Penelitian yang dilakukannya pada Oktober 2010 hingga Januari 2011 mengungkapkan hampir 50% pelajar setuju tindakan radikal. Hal itu tentu sangat memprihatinkan, sehingga perlu ada upaya-upaya preventif dan edukatif untuk mengamputasi penyebaran radikalisme tersebut.

“Ajang Lomba seperti ini juga bisa menjadi penangkal adanya paham radikalisme di dalam sekolah. Soalnya kan anak seusia saya cepet sekali terhasut ajakan orang lain,” ujar Gaung Alif.

Untuk diketahui, pembelajaran toleransi memang sangat kental terlihat dalam acara tersebut. Diawali dengan penampilan Wayang Botol (Watol) dari Sekolah Pedalangan Wayang Sasak (SPWS) sebagai pembuka acara. Kemudian kata-kata motivasi dari TGH. Hasanain, dan pemutaran film pendek bertema toleransi karya anak-anak NTB. (RU)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.