Kaum Milenial Indonesia Bisa Manfaatkan Perang Dagang AS-Cina

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

Mataraminside.com, Mataram – Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengatakan, perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina ini, setidaknya ada peluang yang dapat dimanfaatkan oleh Indonesia, khususnya bagi kaum milenial, yakni membangun platform teknologi digital dalam negeri.

‘’Indonesia harus mencontoh apa yang dilakukan Cina dalam lima tahun terakhir, yakni membangun sektor swasta dengan perlindungan ketat dari negara. Misalnya jejaring pertemanan REN REN dilindungi oleh Pemerintah Cina. Facebook tidak boleh masuk sehingga REN REN menguasai 80 persen jejaring perkawanan di Cina,’’ kata Bambang Soesatyo melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (6/7).

Menurut Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet, perang dagang antara AS dan Cina akan berlangsung cukup lama. Dan efeknya bukan hanya pada sektor ekonomi, tapi juga ideologi kedua negara sehingga harus diwaspadai.

Karena pada perang dagang itu, AS merasa kalah dengan derasnya impor barang dari Cina sehingga memasang tarif masuk yang tinggi untuk mengambil keuntungan, sekaligus melindungi produk manufaktur dalam negeri AS. Karena itu, barang produk Cina menjadi lebih mahal.

Bendahara Umum DPP Partai Golkar 2014-2016 itu menjelaskan, Pemerintah Cina juga melindungi sektor transportasi digital. Setelah Didi Chuxing Online Transportation menguasai 80 pasar Cina, Uber baru boleh masuk.

‘’Alibaba menguasai 80 persen pasar Cina, baru Amazon boleh masuk. Baidu menguasai lebih dari 80 persen pasar Cina, baru Google boleh masuk sebagai search engine. Yoku menguasai 80 persen pasar Cina, Youtube baru boleh masuk,’’ ujarnya.

Jika Indonesia ingin maju, kata Bamsoet, maka aplikasi dari putra-putri Indonesia harus dilindungi lebih dahulu. ‘’Saya mendorong putra bangsa Indonesia membuat platform digital teknologi sendiri. Buat Google versi Indonesia sendiri atau buat Facebook versi Indonesia sendiri. Semua platform digital teknologi putra bangsa tersebut harus dilindungi secara maksimal oleh Negara,’’ katanya.(Sid)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.