Jika MA Tak Putuskan Kasasi, Terdakwa Korupsi BLBI Bisa Bebas Hari Ini

Oleh: Rudi Hasan |

Mataraminside.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendesak Mahkamah Agung (MA) untuk segera memutuskan kasasi terdakwa kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Syafruddin Arsyad Temenggung.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut putusan kasasi itu diperlukan lantaran penahanan Syafruddin bakal berakhir hari ini, Selasa (9/7).

‘’Masa penahanan terdakwa (Syafruddin) untuk penahanan di tingkat kasasi di Mahkamah Agung akan berakhir, sehingga ada konsekuensi yang harapannya bisa kita cegah bersama, (yaitu) agar kalau belum ada putusan, tentu saja besok bisa dibebaskan atau dikeluarkan demi hukum,’’ ujar Febri di Jakarta, Senin (8/7) malam.

Dia menuturkan, jika kasasi diputus MA hari ini, Syafruddin tak jadi dibebaskan dari penahanan. Pasalnya, kasasi tersebut berkaitan dengan vonis dua pengadilan, yakni Pengadilan Tipikor dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta (yang memperkuat putusan pengadilan di bawahnya).

Di Pengadilan Tipikor, Syafruddim diganjar 13 tahun penjara. Sementara, di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, vonis itu diperberat menjadi 15 tahun penjara.

Febri menuturkan, putusan kasasi bisa saja dikeluarkan MA hari ini. Sebab, dia menganalisis memori kasasi, dan menemukan fakta bahwa tak ada yang baru dalam memori tersebut. Dengan begitu, permohonan kasasi yang diajukan terdakwa dinilai tak cukup kuat.

‘’Sebagian besar itu hanya pengulangan-pengulangan dari argumentasi pihak terdakwa, seperti misalnya kasus ini berada di ranah perdata itu pun juga sudah kami jawab dan sudah dipertimbangkan oleh majelis hakim sebelumnya,’’ kata Febri.

Atas dasar itu, Febri meminta majelis hakim menolak kasasi terdakwa korupsi tersebut, meski KPK akan menghormati MA sebagai lembaga independen.(Sid/AIJ/INI Network)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.