Ini Tahapan Beasiswa S2 ke Malaysia Yang Harus Disiapkan

Oleh: M Sahrul Hadinata |

Mataraminside.com, Mataram – Bagi putra-putri di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ingin mengikuti seleksi beasiswa S2 ke luar negeri, salah satunya ke Malaysia. Maka, harus melewati tahapan-tahapan yang telah ditentukan.

Tahapan pertama seleksi berkas. Seleksi ini untuk menyeleksi kelengkapan administrasi dari para peserta yang berencana untuk melanjutkan Pendidikan S2 di Malaysia. Seleksi ini penting karena semua peserta harus memiliki kelengkapan adminstrasi yang dibutuhkan agar proses pendaftaran ke universitas tujuan dapat berjalan lancar.

‘’Yang kedua seleksi wawancara bagi peserta yang dinyatakan lulus administrasi dengan cara diundang,’’ kata Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan Nusa Tenggara Barat (LPP-NTB) sekaligus panitia seleksi, Sri Hastuti, saat memberikan keterangan pers, di Mataram, Selasa (11/6).

Bagi peserta yang mengikuti seleksi wawancara wajib membawa berkas asli dari berkas-berkas yang telah disubmit secara online pada tahap seleksi administrasi. Di mana, seleksi wawancara bertujuan untuk menggali lebih dalam kemampuan dari peserta seleksi beasiswa, baik soft skill maupun hard skill.

Proses ini penting untuk membantu tim beasiswa NTB menganalisa kelebihan dan kekurangan peserta seleksi serta survival skill dari mereka mengingat proses pembelajaran di jenjang S2 lebih berat dan menantang.

‘’Nah, yang ketiga atau yang terakhir adalah seleksi bahasa/MUET (Malaysian University English Test) untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris. Karena ini menjadi salah satu kemampuan yang penting bagi calon mahasiswa S2. Sebagai salah satu negara persemakmuran, Malaysia mensyaratkan kemampuan bahasa Inggris yang cukup tinggi  bagi calon mahasiswa yang berencana melanjutkan pendidikan S2 di negara tersebut,’’ ujarnya.

Sebagai informasi, bagi peserta seleksi yang telah lulus seleksi wawancara tetapi kemampuan bahasa Inggrisnya masih di bawah nilai standar yang disyaratkan kampus tujuan atau tidak memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris sama sekali, maka  diwajibkan mengikuti tes bahasa Inggris baik IELTS, TOEFL atau MUET.

Hal ini dilakukan karena jika calon mahasiswa tersebut tidak memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang memenuhi  standar, maka akan sulit untuk diterima di kampus tujuan mereka. Dan persyaratan bahasa Inggris ini merupakan syarat mutlak yang telah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan Malaysia.(Sid)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.