MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

“Inggris mengirim dua kapal perang ke Laut Hitam” | di luar negeri

MemperbaruiThe Sunday Times melaporkan bahwa Inggris akan mengirim dua kapal perang ke Laut Hitam bulan depan karena ketegangan meningkat antara Rusia dan Ukraina, menurut pejabat senior angkatan laut yang tidak disebutkan namanya.




Menurut surat kabar tersebut, kapal perusak yang dipersenjatai dengan rudal anti-pesawat akan melakukan perjalanan dari Laut Mediterania ke Laut Hitam dengan fregat anti-kapal selam.

Pesawat tempur F-35B yang bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal, serta helikopter pemburu kapal selam dari kapal induk HMS Queen Elizabeth siap mendukung kedua kapal tersebut di Laut Hitam jika ada ancaman dari pasukan Rusia. Surat kabar itu mengatakan bahwa kapal induk Inggris harus tetap berada di Mediterania karena perjanjian internasional yang melarang kapal induk memasuki Laut Hitam.

“Inggris dan sekutu internasional kami sangat mendukung kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina,” kata seorang juru bicara kementerian pertahanan kepada surat kabar itu.

Ketegangan

Ketegangan antara Ukraina dan Rusia semakin tinggi, sebagian karena intensifikasi pasukan Rusia di perbatasan Ukraina dan di semenanjung Krimea. Mobilisasi Rusia disebabkan oleh meningkatnya kekerasan antara tentara pemerintah Ukraina dan separatis yang didukung Rusia di timur Ukraina.

Rusia telah mengirim 15 kapal perang ke Laut Hitam untuk melakukan latihan, kantor berita Interfax Rusia melaporkan pada hari Sabtu. Tidak diketahui berapa lama latihan ini akan berlangsung. Kementerian Pertahanan Rusia telah memperingatkan pada hari Jumat bahwa banyak perairan di lepas pantai Krimea, yang merupakan bagian dari Ukraina dan dianeksasi oleh Rusia pada tahun 2014, akan ditutup selama beberapa bulan karena latihan tersebut.

Baca juga:

Ketegangan antara Rusia dan Ukraina: Rusia mengirim 15 kapal perang ke Laut Hitam dan diplomat diusir

Moskow: “Serangan terhadap pemimpin Belarusia Lukashenko digagalkan”

Para dokter mengkhawatirkan kesehatan Navalny: lawan bisa “terkena serangan jantung kapan saja”, Biden: Nasib Navalny “sangat tidak adil”.

Raul Castro menghilang di penghujung era, tetapi semangat revolusi Kuba tetap ada: 5 pertanyaan tentang Kuba setelah Castros (+)