MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Indonesia Merapi letusan abu vulkanik, puing-puing dalam kasus letusan baru Covid-19 mendekati 1,5 juta sehari

Yogyakarta, 28 Maret (AP): Gunung berapi paling bergolak di Indonesia kembali meletus, melepaskan abu tinggi ke udara dan mengirimkan puing-puing vulkanik ke lerengnya. Tidak ada korban yang dilaporkan.

Saat fajar terjadi longsoran bebatuan di lereng Gunung Mrabi, dengan awan abu-abu panas bertiup 200 meter (656 kaki) ke udara.

Humayda mengatakan, gunung berapi itu setidaknya telah delapan kali sejak pagi mengalami awan abu panas dan aliran piroklastik yang terus menerus – campuran batu, puing, gunung berapi, dan gas – mencapai kecepatan sekitar 2 kilometer (1,2 mil) dari lerengnya.

Gunung berapi setinggi 2.968 meter (9.737 kaki) ini terletak di pulau padat Jawa dekat kota kuno Yogyakarta. Gunung ini merupakan yang paling aktif dari lusinan gunung berapi di Indonesia dan baru-baru ini meletus berulang kali.

Penduduk desa yang tinggal di lereng Merapi disarankan untuk tinggal 5 kilometer (3,1 mil) dari jurangnya dan waspada terhadap risiko letusan gunung berapi, kata Pusat Mitigasi Bencana Vulkanik dan Geologi Indonesia.

Letusan besar terakhir Merapi tahun 2010 menewaskan 347 orang.

Indonesia, negara kepulauan berpenduduk 270 juta jiwa, terletak di Cincin Api Pasifik yang rawan gempa dan aktivitas vulkanik di bibir pantai berbentuk sepatu kuda.

Sementara itu, kasus covit-19 di Indonesia naik 4.083 menjadi 1.496.085 dalam satu hari, sehingga jumlah kematian dari 85 menjadi 40.449, kata kementerian kesehatan pada Minggu.

Sebanyak 4.279 orang dipulangkan dari rumah sakit, menurut kementerian, sehingga jumlah total pasien yang diselamatkan menjadi 1.331.400.

Virus telah menyebar ke 34 provinsi di negara itu. Andhra