MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Honda berencana melakukan ekspansi untuk menambah model kendaraan berlistrik untuk merelokasi pabrik dari India ke Indonesia

Meski belum diumumkan kapan hal tersebut akan terjadi, Honda berencana memindahkan pabrik dari India ke Indonesia. CNN Indonesia Menurut laporan, Menteri Perindustrian Agas Kumiwang mengungkapkan rencana tersebut menyusul pertemuan dengan para eksekutif Honda saat berkunjung ke Jepang pekan lalu.

Agas mengatakan Honda memiliki komitmen kuat untuk berinvestasi di Indonesia. “Honda berkomitmen untuk meningkatkan investasi sekitar 5,2 triliun rupee (RM1,49 miliar) hingga 2024, termasuk pengembangan model baru yang akan dilakukan di Indonesia,” ujarnya. Dia menambahkan bahwa pembuat mobil berencana mengembangkan model listrik baru di Republik, tetapi identitasnya belum terungkap dan belum dirilis apakah itu hibrida.

“Komponen mobil yang diproduksi di Indonesia dikapalkan untuk dikapalkan sebagai bagian dari rantai nilai global dan perusahaan berharap dapat meningkatkan kegiatan ekspornya dalam bentuk kendaraan dan komponen,” ujarnya.

Sebelumnya, Honda Prospect Motor (HPM) sempat mengatakan pihaknya sedang menjajaki investasi baru di Indonesia, namun tidak menyebutkan investasi tersebut terkait relokasi pabrik. Saat itu, HPM mengatakan investasinya bukan untuk pengembangan mobil listrik dan hybrid, melainkan untuk strategi mobil konvensional yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan lokalisasi.

Saat ini HPM memiliki dua pabrik perakitan di Karawang, Jawa Barat dengan kapasitas terpasang 200.000 unit per tahun. Produk perakitan lokal termasuk CR-V, HR-V, BR-V, Mobilio dan Prio.

Kabar bisa pindah ke Indonesia Tiga bulan kemudian, pabrikan mobil itu menyatakan akan menghentikan produksi di salah satu dari dua pabrik pembuatan mobilnya di India, dengan total kapasitas produksi 280.000 unit.

Pada bulan Desember, Honda mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan produksi mobil di pabriknya di Greater Noida, dekat New Delhi, dan akan memindahkan semua produksi kendaraan dan komponen di negara itu ke pabrik Tapukara berkapasitas 180.000 unit di Rajasthan. Untuk tahun keuangan yang berakhir pada 31 Maret 2020, produsen mobil tersebut menjual 102.000 unit di India dan mengekspor 4.000 unit.

READ  Sistem politik Indonesia yang rusak terpecah lebih jauh

Restrukturisasi operasi produksinya ini merupakan langkah yang wajar, karena kapasitas produksi belum banyak dimanfaatkan. Juli lalu, Honda mengumumkan rencana untuk mengubah Eropa menjadi pusat ekspor strategis untuk unit penggerak kiri pada akhir 2020.