MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

Ginjal dari babi yang dimodifikasi secara genetik ditransplantasikan ke manusia untuk pertama kalinya… – Dagblad Suriname

Ahli bedah di New York telah berhasil mentransplantasikan ginjal babi yang dimodifikasi secara genetik ke manusia. Dan media AS melaporkan pekan lalu bahwa itu adalah wanita mati otak yang menderita gangguan fungsi ginjal.

Pasien yang dipasang ginjal tersebut mengalami brain dead dan mengalami gangguan fungsi ginjal. Keluarga wanita itu menyetujui transplantasi sebelum dia dikeluarkan dari ventilator

Ginjal babi itu menempel pada pembuluh darah wanita itu selama tiga hari dan disimpan di luar tubuhnya sampai para peneliti bisa mengaksesnya.

Sekilas, organ itu berfungsi “cukup normal,” menurut ahli bedah transplantasi Robert Montgomery, yang memimpin penelitian. Ginjal menghasilkan jumlah urin yang diharapkan dan tidak ada penolakan dini.

Pasien ditindaklanjuti selama 54 jam. Jadi konsekuensi jangka panjang dari transplantasi masih belum diketahui.

Namun, ini adalah tonggak sejarah, misalnya, Dore Segev, profesor implantologi di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, mengatakan kepada New York Times. “Kita perlu belajar lebih banyak tentang umur panjang anggota. Namun, ini adalah pencapaian besar. Masalah besar.”

Para klinisi dan ilmuwan yang terlibat mengantisipasi bahwa transplantasi yang berhasil dapat menghasilkan persediaan besar organ donor yang berasal dari babi di masa depan. Selain ginjal, ini juga bisa berupa jantung, hati, dan organ lainnya.

Hasil yang diperoleh selama transplantasi belum ditinjau atau dipublikasikan dalam jurnal medis.

READ  Corona: jumlah cedera meningkat lagi