Garda Prabowo Bukan Sayap BPN atau Partai Gerindra  

Oleh: Ahmad ZR |

Mataraminside.com, Jakarta – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan, Garda Prabowo bukan sayap resmi Partai Gerindra (partai yang didirikan oleh Prabowo Subianto) atau sayap kiri Badan Pemenangan Nasional (BPN).

Hal itu dinyatakan Andre terkait pemberitaan Majalah Tempo yang mengaitkan Garda Prabowo dengan BPN dan Prabowo Subianto. ‘’Garda Prabowo tidak terdaftar di Direktorat manapun termasuk di BPN,’’ kata Andre, di Jakarta, Selasa (11/6).

Terlebih Tempo menyebutkan nama mantan perwira baret merah Fauka Noor Farid itu sebagai dalang kerusuhan aksi 21-22 Mei 2019 beberapa waktu lalu.

Fauka dituding bersekongkol dengan tim advokat Prabowo Dahlia Zein melalui sambungan telepon dan aplikasi pesan. ‘’Fauka maupun Dahlia itu tidak terdaftar dalam tim BPN,’’ katanya.

Bahkan, dalam laporan Majalah Tempo disebutkan, para mantan prajurit itu sering berkumpul di suatu tenda dekat kediaman Prabowo di Kertanegara, Kebayoran, guna membahas rencana aksi 21-22 Mei. Namun, Fauka membantah terlibat dalam pertemuan tersebut dan tidak tahu soal itu.

‘’Rumah Pak Prabowo yang dimaksud dijaga relawan tersebut adalah Sekretariat BPN sewaan yang persis ada di sebelah rumah Pak Prabowo,’’ ujar Andre.

Sementara, Fauka membantah terlibat dalam aksi kerusuhan yang mengakibatkan delapan orang meninggal ini. Ia selalu mengimbau agar aksi dilaksanakan dengan damai dan tanpa anarkis.

‎’’Tidak ada yang namanya merencanakan. Saya tidak pernah ikut merencanakan atau pun hadir dalam rapat-rapat pengerahan massa,’’ ujar Fauka, Senin (10/6).

Sementara soal dugaan ketertibatan personel Garda Prabowo organisasi yang dipimpinnnya, Fauka membantahnya. Termasuk juga membantah memerintahkan Abdul Gani Ngabalin untuk melakukan aksi itu.

‘’Itu saya baru kenal satu bulan, makanya saya minta dia masuk anggota Garda Prabowo. Tapi dia belum masuk sebagai anggota. Karena saya belum mengiyakan. Karena untuk masuk jadi anggota Garda itu tidak boleh sembarangan,’’ ujarnya.(Sid/EPJ/INI Network)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.