Fahri Hamzah Kritik Sikap KPU

Oleh: Muhajir |

Mataraminside.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, menyoroti sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menyebut sulit mendapatkan tiket pesawat untuk membawa jawaban gugatan Pilpres ke Jakarta. Dia menilai, alasan itu tidak masuk akal lantaran KPU merupakan penyelenggara pemilu.

‘’Ini urusan negara, masa susah mendapatkan tiket. Harusnya gratis, tak perlu cari alasan yang aneh-aneh. Jika ada niat, (menggunakan) kereta api cukup 1 gerbong untuk angkut logistik dari Surabaya. Sehari langsung sampai Jakarta,’’ kritik Fahri di akun resminya, dilihat hari ini, Sabtu (15/6).

Sementara itu, Ketua KPU RI, Arief Budiman, dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Jumat (14/6) meminta keringanan kepada Majelis Hakim Konstitusi agar gelaran sidang lanjutan diundur ke hari Rabu (19/6). Dia beralasan, KPU tidak bisa membawa jawaban gugatan Pilpres ke Jakarta dalam waktu singkat, karena sulit mendapat tiket pesawat.

Alasan yang dikemukakan termohon tersebut diterima Majelis Hakim Konstitusi, sehingga sidang lanjutan digelar haris Selasa (18/6) pekan depan. Mestinya, jika merujuk pada jadwal awal, sidang lanjutan digelar pada Senin (17/6).

Kendati demikian, Fahri Hamzah mengingatkan agar KPU tidak mencari-cari alasan. ‘’Jangan kalian cari-cari alasan wahai KPU,’’ kata Fahri.

Atas sikap tersebut, Fahri mengaku ragu dengan kinerja KPU dalam menyelenggarakan Pemilu 2019. Dia menyebut kredibilitas KPU hancur di depan persidangan MK.

‘’Kita semua menjadi benar-benar sangat ragu dengan KPU pusat, kredibilitasnya hancur setelah di hadapan sidang MK sangat terlihat ketidaksiapannya,’’ ujarnya.(Sid/EPJ/INI Network)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.