MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

China, Belanda, dan Indonesia bekerja sama membangun pusat logistik

Baru-baru ini, Grup Pelabuhan Zhejiang menandatangani Nota Kesepahaman melalui tautan video dengan Otoritas Pelabuhan Rotterdam Indonesia dan Pelabuhan Pertama Indonesia untuk meningkatkan kerja sama dalam proyek Kompleks Industri Pelabuhan Kuala Tanjung. Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan Bodi Kayali Sumadi mengatakan penandatanganan kerja sama tersebut akan mempercepat pembangunan Kuala Tanjung International Centre dan mendorong pembangunan ekonomi di kawasan dan Indonesia secara keseluruhan.

Dalam pidatonya, Andre Tut, Kepala Otoritas Pelabuhan Rotterdam Indonesia, mengatakan bahwa penandatanganan perjanjian tersebut menggarisbawahi pentingnya kerja sama antara ketiga pihak untuk menghidupkan kembali Kuala Tanjung, setelah penandatanganan letter of intent pada akhir 2019.

Dengan kerja sama yang saling menguntungkan dan saling menguntungkan, Kuala Tanjung diyakini akan menjadi pintu gerbang ekonomi baru ke ASEAN dan hub penting bagi jaringan perdagangan dan logistik antara Eropa dan Asia.

Mao Jianhong, Sekretaris Partai dan Ketua Grup Pelabuhan Zhejiang, mengatakan dalam pidatonya bahwa proyek Pelabuhan dan Taman Industri Guaratanjon adalah proyek kerjasama yang sangat penting bagi India, Belanda dan Cina.

Berdasarkan Nota Kesepahaman Kerja Sama dan syarat dan ketentuan perjanjian, ketiga pihak akan bekerja untuk meningkatkan kerja sama dalam eksploitasi pelabuhan dan pengembangan taman. Untuk taman, 200 hektar lahan yang berdekatan dengan pelabuhan akan digunakan sebagai area pementasan dan ketiga pihak akan membentuk usaha patungan untuk mengembangkan taman. Ketiga pihak akan bekerja sama untuk mengembangkan Kuala Tanjung menjadi pusat internasional dan kawasan industri modern untuk menciptakan pintu gerbang baru ke Selat Malaka.

Brunn: Pusat Penelitian Perdagangan Luar Negeri Lintas Batas, Pelayaran Asing