Bea Cukai Inggris mengunci warga Uni Eropa di pusat penahanan: Kebijakan yang bermusuhan menimbulkan pertanyaan

Bea Cukai Inggris mengunci warga Uni Eropa di pusat penahanan: Kebijakan yang bermusuhan menimbulkan pertanyaan

Beberapa hari yang lalu, surat kabar Inggris mencatat pengalaman sedih remaja putri, terutama remaja putri, yang berasal dari Italia, Prancis, Bulgaria, Spanyol, Yunani, Rumania, dan Republik Ceko. Meskipun wawancara adalah alasan yang sah untuk mengunjungi Inggris tanpa visa, setidaknya 12 warga negara Uni Eropa telah ditolak masuk.

Dinyatakan bahwa beberapa dari mereka ditahan di penjara imigrasi selama beberapa hari Penjaga. Seorang Italia berusia 20 tahun telah dipenjara selama seminggu setelah dibelenggu dari Bandara Luton. Menurut Uni Eropa, Inggris tidak berperilaku dalam semangat, atau mungkin tidak, dalam semangat perjanjian Brexit.

Para migran yang ditangkap tidak dapat menghubungi kerabat atau kedutaan mereka. Ada kekhawatiran bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari kebijakan agresif yang bertujuan untuk mencegah migrasi tenaga kerja. Menurut Kantor Dalam Negeri Inggris, masalah logistik memainkan peran dalam pendekatan yang menjangkau jauh ini, seperti kurangnya penerbangan ke negara asal.

Getty Image

Politisi Inggris Caroline Lucas, anggota parlemen Hijau, mempertanyakan apa yang dilakukan pemerintah Inggris. „Mereka ingin menjadi negara seperti apa kita?“ Setelah kerusuhan, para menteri meminta pasukan perbatasan untuk tidak lagi memenjarakan warga negara Uni Eropa, tetapi menawarkan untuk membebaskan dengan jaminan jika memungkinkan, sehingga mereka dapat menunggu penerbangan kembali dengan keluarga atau teman, misalnya.

Hubungi Johnson

Anggota Parlemen Eropa memberi tahu Presiden Komisi Eropa dan pemimpin politik negara anggota. Mereka diharapkan segera merilis pernyataan, menyerukan Johnson untuk mengakhiri praktik ini. Awal tahun ini, ada juga masalah Brexit dengan warga Inggris yang bepergian ke negara-negara Eropa selatan, tetapi tidak ada izin masuk di pusat-pusat penahanan.

Garis keras pemerintah Inggris bertepatan dengan meningkatnya kekurangan staf yang mengancam pemulihan ekonomi. Beberapa warga UE telah mengucapkan selamat tinggal pada negara itu setelah Brexit dan penguncian telah menyebabkan eksodus massal yang lebih besar. Warga Eropa yang ingin kembali bekerja setelah pelonggaran, di industri perhotelan atau di tempat lain, sekarang menghadapi batasan yang tertutup.

Siehe auch  Presiden AS Joe Biden: Saya pikir Rusia akan menginvasi Ukraina

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

MATARAMINSIDE.COM NIMMT AM ASSOCIATE-PROGRAMM VON AMAZON SERVICES LLC TEIL, EINEM PARTNER-WERBEPROGRAMM, DAS ENTWICKELT IST, UM DIE SITES MIT EINEM MITTEL ZU BIETEN WERBEGEBÜHREN IN UND IN VERBINDUNG MIT AMAZON.IT ZU VERDIENEN. AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND WARENZEICHEN VON AMAZON.IT, INC. ODER SEINE TOCHTERGESELLSCHAFTEN. ALS ASSOCIATE VON AMAZON VERDIENEN WIR PARTNERPROVISIONEN AUF BERECHTIGTE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS HELFEN, UNSERE WEBSITEGEBÜHREN ZU BEZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.IT UND SEINEN VERKÄUFERN.
Mataram Inside