Banggar DPR RI Kritik Fokus Pembangunan Jokowi Terbalik

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

Mataraminside.com, Mataram – Anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Bambang Haryo Soekartono, mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa anggaran pemerintah pada periode kepemimpinannya lima tahun ke depan difokuskan untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM). Di mana, hal itupun akan diterapkan dalam anggaran belanja pemerintah, di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

Politisi Partai Gerindra itu menilai, fokus pembangunan yang akan diterapkan Presiden Jokowi sebagai suatu konsep yang terbalik. Menurut anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra itu, harusnya pembangunan SDM diterapkan terlebih dahulu sebelum infrastruktur.

‘’Saya heran juga, anggaran kita difokuskan ke SDM. Kenapa baru dilakukan sekarang? Karena SDM itu sebenarnya pemberdayaan atau peningkatan kompetensinya. Harusnya dilakukan sebelum infrastruktur dibangun,’’ kata Anggota Banggar DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Mataraminside.com,  Senin (1/7).

Bambang Haryo mengatakan, jika pembangunan SDM dilakukan terlebih dahulu, maka infrastruktur yang telah dibangun akan dapat dimanfaatkan SDM dengan baik. Dengan demikian, maka pertumbuhan ekonomi akan dapat dioptimalkan.

‘’Saya pernah memimpin perusahaan. Saya tahu betul, SDM itu harus lebih dulu sebelum infrastrukturnya dibangun,’’ ujarnya.

Dengan pola pembangunan terbalik yang diterapkan pemerintahan Jokowi itu, Bambang Haryo berpendapat bahwa pembangunan infrastruktur yang ada, menjadi tidak maksimal bakhan cenderung mubazir. Salah satu contoh yang disebutkan Bambang Haryo adalah pembangunan waduk.

‘’Banyak sekali waduk yang nggak berfungsi. Contoh Waduk Beriwit di Berau. Itu dibangun dan selesai 2016. Itu sampai detik ini tidak digunakan, jadi temuan BPK dan bisa masuk ke KPK. Saya harapkan begitu,’’ katanya.

Fakta itu menurut Bambang Haryo, didapatkan setelah ia melakukan pengecekan ke lokasi waduk beberapa waktu lalu. Di mana, di sana ia melihat dan mendapat informasi bahwa banyak infrastruktur waduk yang belum maksimal.(Sid)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.