MATARAM INSIDE

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di Maratam Inside

AS meninggalkan Afghanistan pada akhir Agustus: Afghanistan harus …

Pada 31 Agustus, semua pasukan AS akan ditarik dari Afghanistan. Presiden AS Joe Biden mengatakan ini dalam pernyataan komprehensif pertamanya tentang masa depan negara itu. Sementara itu, Taliban yang maju dikatakan sekali lagi telah merebut sebuah titik perbatasan yang penting.

Menurut Presiden AS Biden, dalam dua puluh tahun kehadirannya di Afghanistan, Amerika Serikat telah berhasil melakukan apa yang diinginkan Amerika. Tujuan ini adalah untuk melenyapkan pejuang al-Qaeda dan dengan demikian mencegah 9/11 lagi.

“Kami tidak pergi ke Afghanistan untuk membangun sebuah negara,” kata Biden dalam pidatonya yang paling komprehensif tentang Afghanistan sejak menjabat. “Menentukan masa depan dan bagaimana menjalankan negara adalah hak dan tanggung jawab rakyat Afghanistan,” tambahnya.

Pemerintah persatuan tidak mungkin

Biden meminta negara-negara di kawasan untuk membantu mencapai keseimbangan politik antara berbagai pihak di negara tersebut. Menurut presiden, pemerintah harus membuat kesepakatan dengan Taliban yang memungkinkan semua orang hidup damai. Tetapi Biden menyadari bahwa pembentukan pemerintah persatuan nasional di Afghanistan yang mengendalikan seluruh negara, “sangat tidak mungkin.”

Presiden juga mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan membantu ribuan penerjemah Afghanistan meninggalkan negara itu. Biden mengatakan mereka akan dipindahkan ke negara ketiga seperti Qatar dan Uni Emirat Arab dan dapat memperoleh visa untuk memasuki Amerika Serikat jika mereka mau.

Taliban maju

Pada akhir pekan lalu, pasukan AS telah meninggalkan pangkalan utama mereka di Bagram. Pada hari Selasa, Kementerian Pertahanan mengumumkan bahwa penarikan itu 90 persen selesai. Kepergian tentara AS juga berarti akhir dari misi NATO di Afghanistan.

Sementara itu, pasukan Taliban akan maju ke Afghanistan barat. Di sana mereka akan memiliki, antara lain, sebuah perbatasan penting yang menyeberang ke Iran. Pekan lalu, Taliban juga merebut titik perbatasan dengan Tajikistan, Turkmenistan, China, dan Pakistan.

READ  Satu hari setelah KTT iklim, presiden membatalkan seperempat anggaran lingkungan Brasil di luar negeri