Anggaran Rp10 Triliun, Kartu Pra Kerja Berbasis Digital

Oleh: Suandri Ansah

Mataraminside.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, sudah menyiapkan Rp10 triliun untuk realisasi program Kartu Pra Kerja. Paket-paket pelatihan senilai Rp3-7 juta per kursus juga sedang disusun.

“Tetapi ada yang Rp900 ribu, ada yang Rp300 ribu dan ada yang di atas itu. Itu tentu sebagai rata-rata,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Pemerintah akan membuat formulasi dengan rujukan harga tersebut dan mempertimbangkan jumlah penerima manfaat program Kartu Pra Kerja. Program ini akan berbasis digital. Sehingga, menurut Airlangga, kesempatan bagi masyarakat yang di kota besar maupun di daerah itu kesempatannya sama. Caranya dengan menerapkan sistem kuota.

Pada tahap awal, pemerintah akan melakukan sertifikasi penyedia layanan di kota besar di Jawa dan luar Jawa yang bisa memanfaatkan fasilitas ini. Pelatihannya ada yang offline ada yang online.

“Tapi kebanyakan sih pelatihannya offline. Tapi aplikasinya pendaftarannya online,” kata Airlangga. (*/Dry/Shn)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.