Anak Menkumham Yasonna Kirim ‘Surat Cinta’ ke KPK

Oleh: Rudi Hasan

Mataraminside.com, Jakarta – Anak Menkumham Yasonna H Laoly, Yamitema T Laoly, kembali mangkir. Namun kali ini dia mengirim surat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“KPK telah menerima surat dari Saksi Yamitema T Laoly yang pada prinsipnya menyampaikan tidak dapat menghadiri pemeriksaan,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (12/11).

Menurut dia, Yamitema belum menerima surat pemanggilan yang dikirim KPK ke rumahnya di Medan. Dengan begitu, pemeriksaan akan dijadwalkan ulang pada hari Senin, 18 November 2019 di Gedung KPK.

Sebelumnya, KPK telah menyampaikan surat panggilan sesuai alamat yang tertera di data Adminduk. Yamitema T Laoly, dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Isa Anshari.

Pemanggilan terkait kasus suap terkait dengan proyek dan jabatan di lingkungan Pemkot Medan pada 2019. Selain Yamitema, KPK juga memanggil istri Wali Kota Medan Rita Maharani Dzulmi Eldin sebagai saksi, juga untuk tersangka Isa Anshari.

KPK pada hari Rabu (16/10) telah menetapkan Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin sebagai tersangka dugaan penerimaan suap bersama dua orang lainnya, yakni Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari (IAN) dan Kepala Bagian Protokoler kota Medan Syamsul Fitri Siregar (SFI).

Dzulmi ditetapkan sebagai tersangka setelah diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Medan bersama dengan Syamsul Fitri Siregar, Isa Ansyari, ajudan Wali Kota Medan Aidiel Putra Pratama, dan Sultan Sholahuddin pada hari Selasa (15/10).

Dalam perkara ini, Dzulmi diduga menerima sejumlah uang dari Isa Ansyari. Pertama, Isa memberikan uang tunai sebesar Rp20 juta setiap bulan pada periode Maret sampai dengan Juni 2019. Pada 18 September 2019, Isa juga memberikan uang senilai Rp50 juta kepada Dzulmi.

Pemberian kedua terkait dengan perjalanan dinas Dzulmi ke Jepang yang juga membawa keluarganya. (Aza/Shn)

Berita Terkait Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.